Sinergi dan Kolaborasi, Dewan Pembina JSIT: Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Unggul di Level Internasional

 

Ketua Dewan Pembina JSIT, Dr. Sukro Muhab, M.Si.


BEKASINEWS.ID – Puncak Musda V, JSIT Kota Bekasi dihelat pada Kamis (23/06/2022) di hotel Merapi Merbabu, Sepanjang Jaya, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi untuk Pendidikan Kota Bekasi”, Musda tersebut menghasilkan ketua baru yang menahkodai Jaringan Sekolah Islam Terpadu Kota Bekasi 2022-2027, Muhammad Iqbal.

Hadir dalam agenda tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia, Sukro Muhab; Ketua JSIT Wilayah Jawa Barat, Aep Syarifuddin; Ketua JSIT Kota Bekasi Periode 2019-2022, Hariri dan seluruh jajaran pengurus dan anggota JSIT se-Kota Bekasi.

Selain pemilihan ketua JSIT yang baru, dalam agenda tersebut juga digelar penampilan dari para siswa JSIT di Kota Bekasi dan seminar yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia, Sukro Muhab.

Dalam materinya, Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia menyampaikan bahwa saat ini kebijakan pemerintah Indonesia mengorientasikan sekolah untuk menjadi sekolah penggerak.

“Pada intinya sekolah itu adalah penggerak, untuk menggerakkan siswanya menjadi agen-agen perubahan, tidak hanya penerus karena yang ada saat ini harus diperbaiki agar menghadirkan perubahan yang lebih baik pada masa mendatang,” ujarnya.

Hal ini disampaikan karena ada berbagai sisi yang harus diperbaiki oleh generasi mendatang, “Terkadang para oknum-oknum pemimpin memainkan peran-peran antagonis dan tidak sesuai dengan tugasnya, untuk itu mereka jangan hanya menjadi generasi penerus tapi jadi generasi perubahan,” tandasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong agar setiap anggota JSIT mewujudkan sebuah langkah untuk melaksanakan merdeka belajar. Sukro Muhab juga berharap agar setiap siswa di JSIT dapat semakin meningkat pemahaman terkait dunia literasi, sebab menurut penelitian Indonesia tertinggal jauh perihal pemahaman terhadap literasi.

Ketua JSIT Wilayah Prov. Jabar, Aep Syarifuddin, S.Si., M.Pd.


Di sisi lain Ketua JSIT Wilayah Jawa Barat, Aep Syarifuddin menuturkan bahwa di level Provinsi Jawa Barat, pihaknya senantiasa berupaya untuk menguatkan aspek kompetensi masing-masing Sekolah Islam Terpadu (SIT), “Kita punya program kekhasan yang dimunculkan oleh JSIT, yakni membangun karakter Pancasila, kita punya BPI yakni Bina Pribadi Islami, ini adalah bagian dari komitmen kami dalam rangka untuk mendorong dan mensupport program pemerintah.”.

Pihaknya menjelaskan bahwa program ini digulirkan terus sampai tingkat daerah, oleh sebab itu sampai di tingkat daerah ada yang membidangi program tersebut.

“Pun demikian program prestasi siswa itu juga kita support, maka kita ada program yang khas untuk meningkatkan prestasi siswa, sehingga mereka bisa mengeksplor seluruh potensi prestasinya agar lebih bermutu dan unggul, harapan kami bisa berdaya saing di level internasional tidak hanya sebatas di level nasional,” tandasnya.

“Di Jawa Barat sendiri alhamdulillah beberapa program itu sudah bergulir, mulai peningkatan mutu, tidak hanya sebatas untuk siswa saja, tapi guru dan kepala sekolah dan alhamdulillah kami sudah berkolaborasi dan sinergi dengan pemerintah melalui LPMP (penjamin mutu) untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan,” imbuh Aep.

“Juga melaksanakan diklat penguatan kapasitas kepala sekolah, kita juga berkolaborasi dengan lembaga professional lain untuk bisa menghadirkan sekolah-sekolah JSIT agar lebih unggul,” pungkasnya. (red)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال