
Tri Adhianto, Plt. Wali Kota Bekasi
BEKASINEWS.ID – Pemerintah Kota Bekasi mengonfirmasi satu orang pasien yang diduga mengidap penyakit hepatitis akut. Terkait hal tersebut, kasus ini tengah dalam penanganan di RSCM, Jakarta Pusat.
Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat ditemui
wartawan di Stadion Patriot Chandrabaga pada Selasa (10/05/2022), bahwa pihaknya
menyampaikan ada satu orang yang terindikasi terkena Hepatitis di RS. Hermina.
“Terindikasi terkena Hepatitis di RS. Hermina,
tetapi bukan warga Kota Bekasi, dan kini pasien itu dirujuk ke RSCM,” ujar Tri
Adhianto.
Tri mengatakan, dikarenakan adanya temuan hal itu, maka, Pemkot Bekasi berupaya untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebarannya.
Upaya itu adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar
mengetahui betul tentang bahaya dan penanganan yang harus dilakukan sebgai
upaya preventif.
“Kita akan sosialiasi sampai di tingkat yang paling rendah,
nanti Posyandu akan kita berikan edukasi sebagai langkah awal untuk memberikan
sosialisai terkait dengan upaya pencegahan, terkait dengan penyebaran hepatitis
ini dan hari ini saya kira masih belum terjadi lonjakan. Jadi saya kira warga Kota
Bekasi cukup tenang,” pungkasnya.
Terkait hepatitis akut sendiri, Menteri Kesehatan
Budi Gunadi Sadikit, mengkonfirmasi setidaknya terdapat 15 kasus ini ditemukan
di Indonesia sejak 27 April 2022.
Kementerian Kesehatan pun tengah melakukan koordinasi dan diskusi dengan WHO dan beberapa negara di Eropa untuk mencari tahu penyebab penyakit misterius tersebut. (DAP/Red)