BEKASINEWS.ID - Menjelang akhir ramadan 1443 H Relawan
Kemanusiaan Teladanku berkolaborasi dengan Jurnalis Filantropi Indonesia (jufi)
memberikan penghargaan (reward) kepada 20 anak-anak penghafal quran yang telah
menyelesaikan hafalan sebanyak 5 juz (juz 26-30) dalam program satu tahun.
Mereka adalah para santri binaan Pemuda Persis dari komunitas Pejuang Subuh di
desa Cibunar, kecamatan Cibatu, kabupaten Garut, Rabu (27/4/2022).
Pemberian reward ini untuk memotivasi kepada ratusan
anak-anak yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Subuh Cibatu untuk terus
menyempurnakan hafalan mereka hingga tuntas 30 juz, kata Rama Yudhistira, yang
juga sebagai Direktur Program Teladanku saat memberikan sertifikat penghargaan
kepada 20 anak-anak yang telah menghafal sebanyak 5 juz al-quran.
Selain itu, Rama berharap program ini bisa menjadi inspirasi
bagi para orangtua ataupun masyarakat islam untuk membangun pendidikan
anak-anaknya dengan Al Quran sebagai bekal kehidupan mereka hari ini dan dimasa
mendatang. Sehingga Al Quran benar-benar menjadi pedoman hidup sehari-hari yang
dicintai.
Melalui kegiatan ini, Rama juga mengucapkan terimakasih
kepada para donatur Teladanku yang setia terus mendukung program-program
kemanusiaan dan sosial. Ia juga tidak henti-hentinya mengajak kepada para
dermawan mendukung kegiatan Teladanku baik dengan dukungan do'a dan donasi
sedekah terbaiknya.
Sementara itu, ketua DKM Masjid Nurul Bayan ustadz Husin
Adnan, S.Ag dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ramadan
yang digagas anak-anak muda di wilayahnya. Ia berharap hal ini dapat menjadi
contoh mulia dalam rangka memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan-kegiatan
yang mendukung perkembangan pendidikan agama bagi anak-anak.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembagian bingkisan
ramadan, tabligh akbar ramadan dan diakhiri dengan buka puasa bersama dengan
tokoh masyarakat dan jamaah masjid Nurul Bayan. Terakhir, Pemuda Persis Cibatu
juga memberikan sembako telur gratis untuk para ibu yang hadir. (Red)
